Realitarakyat.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta menyatakan mewaspadai pergaulan santri dari bahaya narkoba karena peredaran narkotika dan obat terlarang bisa masuk dari mana saja, termasuk pondok pesantren.
“Peredaran narkotika dan obat terlarang bisa masuk melalui mana saja, termasuk pondok pesantren yang notabene merupakan tempat belajar agama,” kata Kepala BNN Kota Surakarta AKBP Triyatmo ketika tampil sebagai narasumber pada Seminar dan Sosialisasi Antinarkoba yang digelar oleh Badan Ansor Antinarkoba (BAANAR) Kabupaten Boyolali di Nahdlatul Ulama (NU) Center Klego, Boyolali, Jumat (12/11).
Menurut Triyatmo, bukan tidak mungkin para santri yang berada di pondok pesantren dapat terpapar narkotika dan obat terlarang lainnya.
“Tidak mungkin para santri ponpes tidak bergaul dengan dunia luar. Bergaul dengan orang-orang dari berbagai latar belakang,” katanya.
Menurut dia, di sinilah celah untuk memakai narkoba bisa saja terjadi. Maka, santri-santri diuji apakah mereka bisa tetap steril atau tidak.
Oleh karena itu, setelah teman-teman dari Ansor tersebut mendapat materi tentang bahaya narkoba, dia berharap dapat turut menjaga dan berjuang memerangi bahaya narkoba di lingkungannya.
BNNK Surakarta mengapresiasi langkah BAANAR Boyolali yang menggelar seminar dan sosialisasi antinarkotika.
Ia mengatakan bahwa pihaknya akan men-support penuh segala kegiatan BAANAR Boyolali.
“Kami sangat berterima kasih bahwa ada ormas yang mau berpartisipasi dan peduli terhadap lingkungannya, khususnya tentang narkoba. Semoga ke depannya kerja sama ini dapat terus berlanjut, mari bersama-sama memerangi narkoba,” katanya.
Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Boyolali melalui BAANAR mengadakan seminar dan sosialisasi tentang bahaya narkoba dengan mengundang BNN Kota Surakarta sebagai narasumbernya.
Acara itu diikuti 25 peserta yang semuanya anggota dari Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Boyolali. Para peserta lebih dahulu dites urine bebas narkoba sebagai komitmen menjadi sukarelawan antinarkoba.
Menurut Ketua PC GP Ansor Kabupaten Boyolali Husein Ahmadi, Gerakan Pemuda Ansor sebagai gerakan pemuda penerus bangsa memiliki tanggung jawab yang tidaklah mudah.
Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan beberapa sayap, di antaranya BAANAR untuk turut serta memerangi narkoba, khususnya di kalangan anak-anak muda.
“Adanya BAANAR Boyolali merupakan langkah maju dari kami untuk berperan menyebarkan kebaikan ke masyarakat sekitar,” katanya.







