Daerah  

MABT Minta Warga Sintang Tak Rayakan Imlek Secara Berlebihan

MABT Minta Warga Sintang Tak Rayakan Imlek Secara Berlebihan

Realitarakyat.com – Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat Hermanto Aci mengatakan, warga keturunan Tionghoa di daerah itu tidak merayakan Imlek secara bersama-sama pada tahun ini karena situasi masih pandemi COVID-19.

“Warga Tionghoa yang ingin merayakan Imlek bisa di rumah masing-masing, kita tidak ada perayaan Imlek bersama, karena masih pandemi dan ada varian baru (Omicron, red.), kita juga baru mengalami musibah banjir,” kata dia di Sintang, Sabtu (29/1).

Perayaan Imlek tahun ini jatuh pada 1 Februari 2022.

Dia mengatakan warga keturunan Tionghoa di Sintang sudah dua tahun terakhir tidak merayakan Imlek secara bersama-sama karena pandemi COVID-19, terlebih saat ini terjadi penularan varian baru, Omicron.

Dia mengatakan perayaan Imlek bersama-sama di daerah itu, untuk terakhir kali dilaksanakan pada 2020, yang dipusatkan di Terminal Sungai Durian pada 24 Februari 2020.

Sebelum pandemi COVID-19, kata dia, menjelang perayaan Imlek sudah ada perkumpulan Barongsai yang latihan, akan tetapi dua tahun terakhir ini permainan Barongsai juga tidak ditampilkan seperti biasanya.

“Jadi untuk Imlek 2573/Tahun 2022 ini, cukup merayakan di rumah masing-masing, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Hermanto yang akrab disapa Aci itu.