Usai Dihantam Gempa, Pasbar Kembali Diterjang Banjir Bandang

Tanah Datar, Banjir Bandang
Ilustrasi Banjir Bandang/DOK/NET

Realitarakyat.com – Warga di Kajai, Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), kembali diterjang bencana. Setelah gempa M 6,1, warga di Kajai diterjang banjir bandang.

Terpantau, Selasa (1/3/2022), salah satu lokasi yang dilanda banjir bandang adalah kawasan Padang Sawah, Nagari Kajai. Banjir bandang terjadi Senin (28/2) malam setelah hujan lebat mengguyur.

Sungai Batang Nango yang ada di lokasi itu tiba-tiba meluap. Luapan sungai membawa lumpur dan potongan kayu ke area rumah warga.

“Kejadian sekitar pukul 21.00 WIB malam tadi. Setelah hujan lebat itu, datang lumpur-lumpur ini,” kata salah seorang warga, Agus Salim.

Agus mengaku sempat mendapat kabar jembatan di dekat rumahnya juga ambruk akibat banjir. Tapi, katanya, kabar itu ternyata hoax.

“Saya cepat-cepat balik, ternyata hoax. Tidak ada jembatan ambruk. Yang ada banjir bandang ini,” jelas Agus.

Agus pun membersihkan rumahnya dari material lumpur. “Ya, beginilah sekarang. Setelah gempa, datang pula banjir bandang,” katanya.

Penanggulangan Bencana Gempa Bumi di Pasaman Barat, Letkol Kav Eri Bhakti mengatakan ada sejumlah bencana ikutan yang terjadi seusai gempa. Dia menyebut ada 11 titik longsor dan banjir bandang di daerah itu setelah gempa.

“Benar, ada kejadian tadi malam, memang jalan tertutup. Sudah diturunkan alat berat untuk membersihkan dan tadi pagi ternyata terjadi 11 titik longsor lagi,” kata Eri.

“Sudah pasti akan mengganggu distribusi bantuan kepada pengungsi. Namun kita akan upayakan maksimal,” sambungnya.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 6,1 terjadi pada Jumat (25/2). Gempa menyebabkan 11 orang tewas.(Jhs)