Pengamat Nilai Mudik 2022 Berhasil Tapi…

zifivax
Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah. //Net

Realitarakyat.com – Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah mengatakan langkah pemerintah mengizinkan mudik lebaran 2022 bisa dikatakan berhasil. Hal ini terlihat dengan adanya kemudahan akses jalan seperti tol Trans Sumatera dan Jawa yang dibangun oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ya bisa dibilang mudik tahun ini lebih baik dari 2019, karena adanya dua jalur tol besar tersebut. Jadi dua jalur tol itu berhasil memperlancar arus barang dan orang,” kata Trubus saat dihubungi realitarakyat.com, Rabu (11/5).

Kendati berhasil, pengajar dari dari Universitas Trisakti ini mencatat ada beberapa kekurangan dari mudik lebaran 2022 ini. Salah satunya kegagalan mengantisipasi penumpukan pemudik di pelabuhan.

Menurutnya, dalam penerapan kebijakan mudik terutama di pelabuhan, pemerintah kurang dalam komunikasi publiknya, sehingga menjadi pemudik jadi penumpuk. Selain itu kurangnya koordinasi antara pengelola pelabuhan dengan pemerintah soal truk pembawa sembako juga membuat semrawutnya mudik melalui jalur laut.

Lebih lanjut Trubus menjelaskan, pemerintah juga perlu untuk mengoptimalkan penggunaan angkutan umum untuk mudik ke depannya. Pasalnya, pada masa mudik lebaran 2022 ini masih didominan kendaraan pribadi dibandingkan angkutan umum.

“Saya sih punya saran agar ke depannya pemerintah lebih optimalkan angkutan umum saat mudik lebaran. Seperti optimalisasi kereta api, angkutan pedesaan, bus akap, sehingga penumpukan pemudik bisa terurai dan tertanggulangi,” ungkapnya.

Sementara untuk pemudik pemotor, Trubus mengusulkan agar pemerintah lebih memperbanyak mudik gratis. Menurutnya, pemerintah bisa memanfaatkan BUMN dan swasta untuk mau membuat pemudik gratis untuk pemotor.

“Jadi masyarakat yang mau pakai motor di kampung halamannya bisa kesampaian, dan juga aman tak khawatir akan kecelakaan saat perjalanan mudik nantinya,” tutup Trubus.[prs]