Realitarakyat.com – Kabid Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Zaki Firmansyah menyebut, pengungkapkan penyelundupan kokain sebanyak 1,2 kilogram dari dalam perut EAM (39) wanita warga negara Peru melalui hasil observasi medis.
Pengungkapan itu bermula ketika petugas Bea Cukai melakukan analisa terkait data intelijen narkotika dengan mempelajari pola perjalanan hingga mengenali profil EAM.
Setelah mencurigai yang bersangkutan membawa barang terlarang, kemudian pihak Bea Cukai melakukan proses wawancara dan proses-proses lainnya.
“Kami observasi secara medis kemudian kami melihat di dalam tubuh penumpang WN Peru nampak jelas hasil medisnya bahwa ia menyembunyikan barang terlarang tersebut,” kata Zaki, kepada wartawan, di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Rabu (19/10/2022).
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa menyebut ada kenaikan angka pengguna narkoba di Indonesia.
Mukti menjabarkan, angka kenaikan itu terjadi dalam kurun waktu 2019 hingga 2021 yakni sebesar 1,9 persen dari 1,8 persen.
“Adapun untuk resiko (pengguna narkoba) perempuan meningkat dari data BNN dimana 2019 0,2 persen pada 2021 jadi 1,21 persen,” sebut Mukti.
“Hal ini yang kita khawatirkan bahwa kenaikan itu meningkat di wilayah Indonesia,” ujarnya menambahkan. (ndi)







