DPR  

Hetifah Berharap Erick Thohir Bisa Reformasikan Sepak Bola Nasional Secara Total

hetifah
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjafudian/Net

Realitarakyat.com – Menteri BUMN Erick Thohir resmi menjadi Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam kongres luar biasa (KLB) pada Kamis (16/2) kemarin. Erick menang mutlak mengalahkan LaNyalla Mattalitti dalam pertempuran menjadi orang nomor satu di PSSI.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian berharap Erick bisa melakukan reformasi sepak bola nasional secara total dan menyeluruh agar menjadi lebih baik lagi.

“Harapan saya, dengan kepemimpinan Erick Thohir yang memiliki banyak pengalaman dalam dunia olahraga, PSSI kedepan mampu melakukan reformasi sepakbola nasional secara total,” kata Hetifah kepada wartawan, Jumat (17/2).

Politikus Golkar ini mengungkapkan setelah kemerdekaan, PSSI berhasil membawa nama harum Indonesia di berbagai kancah sepak bola internasional. Sehingga dia berharap Erick bisa membawa PSSI menjadi ideal seperti dahulu.

“PSSI yang lahir pada 1930, pada masa dahulu sudah berhasil membawa nama harum untuk Indonesia di berbagai kancah sepak bola internasional. PSSI dulu berhasil membawa timnas Indonesia lolos di Olimpiade 1956, Piala Dunia 1979, ikut dalam Asian Games dan menjadi juara SEA Games,” jelas Hetifah.

Lebih lanjut, Hetifah menjelaskan, meski dahulu memiliki prestasi, namun saat ini sepak bola nasional tengah berada dalam kondisi yang tidak ideal. Karenanya, dia berharap Erick bisa membawa PSSI kembali dalam kondisi ideal tersebut.

“Kepemimpinan Erick Thohir kedepan akan dihadapkan pada berbagai masalah yang harus segera diselesaikan. Korban Tragedi Kanjuruhan harus mendapat keadilan dan haknya, pembinaan suporter harus terus menerus dilakukan, manajemen kompetisi harus diperbaiki, standarisasi infrastruktur sepakbola mendesak dilakukan, pembinaan prestasi nasional harus terus berjalan, dan lain-lain, merupakan pekerjaan besar yang menanti Pengurus PSSI yang baru,” jelasnya.

Lebih jauh, legislator Dapil Kaltim ini menilai reformasi sepak bola itu harus dimulai dari tubuh PSSI sendiri. Menurutnya, pengurus PSSI kedepan harus bersih dari berbagai kepentingan pribadi dan berkeinginan memajukan dunia sepak bola Indonesia.

“PSSI harus mampu mengembalikan citra sepakbola di mata dunia, dan mampu meningkatkan prestasi sepakbola nasional. Seluruh masyarakat Indonesia tengah menanti reformasi sepakbola nasional dilaksanakan,” jelas Hetifah.

“Pemerintah pun sangat memberi perhatian pada sepakbola melalui Inpres No. 3/2019 Tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. Harapan Bangsa Indonesia sangat besar terhadap prestasi Timnas yang mendunia,” sambungnya.

Bagi Hetifah, momentum Tuan Rumah Piala Dunia FIFA U20 tahun ini, wajib dimanfaatkan untuk perbaikan dan reformasi sepakbola nasional.

“Harapan kita, bukan hanya sukses menjadi penyelenggara, tetapi juga sukses prestasi tim nasionalnya,” demikian Hetifah.[prs]