Daerah  

BPBD Garut Pantau Situasi Pasca Gempa

BPBD Garut, Gempa Tektonik
Ilustrasi Gempa. DOK/NET

Realitarakyat.com – Kepala Pelaksana BPBD Garut Aah Anwar Saefuloh mengaku, jajarannya tengah memonitor perkembangan di daerahnya pasca gempa bumi.

“Kami sedang memonitor laporan dari wilayah,” kata Aah, Minggu (28/4).

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 dan dimutakhirkan menjadi 6,2 yang berpusat di Garut, Sabtu (27/4), sekitar pukul 23.29 WIB.

Pihak BPBD Garut, diakui dia, tetap meningkatakan kesiagaan untuk memastikan kondisi Garut aman.

“Kami siap siaga sampai besok pagi,” katanya.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak panik dengan kondisi adanya bencana alam gempa bumi mengguncang Garut.

“Diimbau masyarakat jangan panik, tetapi tetap waspada,” katanya lagi.

Selain jajaran BPBD Garut, Satpolairud Polres Garut juga melakukan pemantauan langsung situasi dan kondisi air laut dan aktivitas masyarakat di pesisir pantai.

Kepala Satpolairud Polres Garut AKP Anang Sonjaya menyampaikan, situasi di pesisir pantai saat ini setelah ada guncangan gempa bumi dalam kondisi aman.

Sejumlah anggotanya sudah disebar untuk memantau kondisi gelombang air laut yang hasilnya normal, cuaca mendung dan kekuatan angin sedang.

Personel lainnya juga melakukan imbauan kepada masyarakat dan wisatawan di Pantai Santolo untuk tetap tenang dan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Situasi aman,” katanya.

Guncangan gempa bumi tersebut cukup kuat dirasakan masyarakat di Kabupaten Garut, bahkan yang terlelap tidur langsung terbangun karena merasakan adanya gempa.

“Ya, terasa sangat kuat,” kata Muslim, warga Garut Kota.

Selain wilayah Garut Kota, guncangan gempa juga dirasakan warga yang berada di daerah dataran tinggi kawasan pegunungan di wilayah Kecamatan Samarang.

“Terasa gempanya. Alhamdulillah orang di dalam rumah aman,” kata Sinta, warga setempat.