Realitarakyat.com – Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari mengungkap, insiden kecelakaan KA Rajabasa dengan Bus Putra Sulung yang terjadi di petak jalan Way Pisang (WAP) dan Martapura (MP) KM 193+7.
Zaki memastikan akibat insiden tersebut tidak ada penumpang kereta api Ekpres Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati yang terlibat kecelakaan mengalami luka-luka ataupun meninggal dunia.
Hanya saja, akibat insiden tersebut terdapat korban pada penumpang Bus Putra Sulung ketika KAI Divre IV Tanjungkarang melakukan proses evakuasi ke rumah sakit terdekat.
Kejadian tersebut terjadi ketika bus berplat nomor BE 7037 FU itu mati mesin dan berhenti tepat di tengah perlintasan kereta hingga tabrakan tak terhindari.
Saat kejadian, masinis telah membunyikan semboyan 35 secara berulang, namun tidak diindahkan oleh pengemudi bus sehingga temperan tidak bisa dihindari.
“Masinis kami sudah mencoba menghentikan kereta api, namun karena jarak yang sudah dekat serta laju tonase kereta api bus akhirnya terseret sekitar 50 meter,” jelasnya kepada wartawan, Senin (22/4).
Atas kejadian ini, kata dia, tentunya KA Rajabasa mengalami kerugian materil yang mengakibatkan perjalanan kereta sempat terlambat serta beberapa KA lainnya terpaksa tertahan.
Namun, proses evakuasi telah selesai dilakukan pada pukul 15.24 WIB sehingga perjalanan KA kini sudah kembali normal.
“Atas kejadian ini kami sangat menyayangkan masih adanya pengguna jalan yang kurang berhati-hati saat melintas di perlintasan KA,” ujarnya.







