Daerah  

Gunung Karangetang Alami 10 Kali Gempa Embusan

Gunung Api Karangetang , Gunung Karangetang
Gunung Karangetang/DOK/NET

Realitarakyat.com – Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara mengalami 10 kali gempa embusan selama periode 16 – 31 Maret 2024.

Terekam juga Karangetang mengalami sebanyak 24 kali gempa hybrid/fase banyak, satu kali gempa vulkanik dangkal, 16 kali gempa vulkanik dalam, dua kali gempa terasa pada skala I MMI dan 95 kali gempa tektonik jauh.

Ketua Pos PGA Karangetang Yudia P Tatipang mengatakan, secara visual selama periode tersebut umumnya cuaca cerah hingga hujan, gunung api kadang tertutup kabut.

Pada saat cerah teramati asap kawah putih dengan intensitas sedang hingga tebal, tinggi kolom asap maksimum mencapai 100 meter di atas puncak, angin lemah hingga kencang ke arah selatan, barat daya dan barat.

Kondisi kawah utara teramati asap kawah putih sedang hingga tebal, tinggi sekitar 50 meter di atas puncak, kondisi lainnya belum tampak.

Dari hasil evaluasi, kata Hendra, kondisi visual tidak teramati adanya kejadian guguran/erupsi efusif.

Dari seismisitas, jenis gempa permukaan seperti gempa embusan dan gempa hybrid/fase banyak mendominasi kegempaan di mana kejadian ini merupakan kesetimbangan dari kubah lava di permukaan.

Dia berharap warga mewaspadai awan panas guguran dimana kubah lava lama masih ada di puncak yang sewaktu waktu dapat rubuh bersamaan dengan keluarnya lava.

“Karakteristik awan panas guguran gunung terjadi dari penumpukan material lava yang gugur atau longsor,” ujarnya.

Gunung Karangetang erupsi efusif pada Februari 2023. Statusnya kemudian dinaikkan menjadi siaga level III setelah peningkatan aktivitas. Saat ini statusnya sudah turun menjadi waspada level II.