Realitarakyat.com – Sebanyak 209.095 kendaraan pemudik Lebaran 2024 masuk ke Kota Bandung lewat tol Pasteur sejak 1 April 2024. Dari data terakhir terbanyak pada Jumat 5 April 2024 sebanyak 36.606 unit kendaraan yang keluar GT Pasteur.
Humas Jasa Marga Bandung Sri Suzan mengatakan, kendaraan pemudik dari Bandung yang masuk ke Gerbang Tol Pasteur sejak 1 April 2024, ada sebanyak 171.648 unit.
“Yang terbanyak pemudik terjadi pada Jumat 5 April 2024 dengan 30.403 unit kendaraan meninggalkan Bandung,” kata Suzan kepada wartawan, Senin (8/4).
Bila diakumulasi dengan Minggu (7/4) kemungkinan jumlah pemudik tersebut bertambah seiring arus mudik terus berlangsung.
Berdasarkan pantauan Jasamarga Metropolitan, kendaraan yang melalui tol Cikopo-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dari Gerbang Tol Kalihurip Utama ada sebanyak 188.276 unit. Itu tercatat pada Sabtu 6 April 2024 sebanyak 37.152 unit.
Kemudian melalui Kalihurip Utama 3, ada sekitar 9.955 unit yang masuk dengan terbanyak pada Jumat 5 April 2024 dengan jumlah 1.955 unit.
Sedangkan pantauan di Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, yang merupakan percabangan jalur arteri ke Garut-Tasik dan Sumedang serta persimpangan ke Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), tercatat sebanyak 192.807 unit yang keluar tol dengan terbanyak pada Sabtu 6 April 2024 dengan 37.744 unit kendaraan.
“Kendaraan yang masuk lewat gerbang tol Cileunyi sebanyak 188.282 unit, tertinggi pada Kamis 4 April 2024 dengan 34.088 unit kendaraan,” jelas dia.
Pihaknya pun telah menyiapkan sejumlah antisipasi, meski Tol Cipularang dan Padaleunyi belum menunjukan kepadatan hingga menyebabkan lalu lintas terhambat.
Sejauh ini rekayasa lalu lintas berupa contraflow (lawan arah) dan one way (satu arah) diberlakukan dari KM 72 Tol Cipali, sampai dengan KM 414 Tol Kalikangkung, Jawa Tengah.
Pada Minggu (7/4), Korlantas memberlakukan contraflow Jakarta-Cikampek dari KM 36 sampai dengan KM 47 satu lajur. Kemudian di Km 47 sampai KM 70 di dua lajur.
Kendaraan yang masuk jalur contraflow di Tol Japek diperuntukkan untuk kendaraan yang menuju Tol Cipali menuju arah timur Pulau Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur).
Lajur satu dan dua untuk kendaraan yang menuju Kalihurip dan Tol Cipularang. Pelaksanaan contraflow bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian.







