Proses Pemadaman Api di Ruko Mampang Sulit karena Ada Bahan Berbahaya

Mampang
Ilustrasi/Net

Realitarakyat.com – Petugas berhasil memadamkan api yang membakar sebuah ruko di Mampang Prapatan, dan saat ini masih dilakukan proses pendinginan.

“Situasi proses pendinginan. Tidak ada api lagi, karena asap masih tebal,” kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan di Jakarta, Jumat (19/4).

Dia mengatakan bahwa petugas sejauh ini masih berupaya agar bisa masuk ke dalam ruko yang terbakar itu. “Jadi kita tarik asapnya dengan membuat ventilasi supaya anggota bisa masuk ke dalam dengan tenang,” kata Satriadi.

Api pun bisa dijinakkan oleh petugas sekitar empat jam lebih setelah kejadian kebakaran yang diinformasikan pada Kamis (18/4) sekitar jam 19.30 WIB.

Petugas memadamkan api baik dari luar maupun di dalam ruko yang terbakar, untuk mempercepat pemadaman. Namun, api juga terdapat di basement, yang mengakibatkan petugas cukup kesulitan memadamkan api.

“Penyerangan dari luar menggunakan mobil bronto skylift. Ternyata api itu sudah sampai ke titik basement, jadi ada bangunan basement di dalam dan kita masuk ke dalam juga,” jelas dia.

Petugas juga mengalami kendala dalam penanganan kebakaran ruko di Mampang Prapatan ini, terutama karena bahannya sangat rentan sekali, seperti tiner, cat, dan lainnya.

“Karena ini galeri lukisan kan. Jadi, bingkai-bingkainya. Selain itu, asapnya bahaya juga. Kemudian kondisi empat lantai, terus lumayan luas bangunannya, jadi kita selesaikan per lantai,” kata dia.

Sebelumnya, Satriadi mengatakan dari informasi terdapat tujuh orang masih terjebak di dalam ruko yang terbakar di Mampang Prapatan.

“Kalau informasi yang kita dapat ada, tapi belum bisa kami pastikan. Informasi sementara ada tujuh orang, tetapi itu harus kita pastikan dulu, betul atau tidak,” kata Satriadi.

Dari tujuh orang yang masih terjebak itu terdiri dari karyawan, dan keluarga pemilik ruko Saudara Frame dan Galery.

Selain tujuh orang terjebak, dalam kebakaran tersebut juga mengakibatkan lima orang luka bakar dan saat ini mereka telah dilarikan ke RSUD Mampang Prapatan untuk dilakukan perawatan.

Sampai pukul 02.00 WIB, petugas terus berupaya melakukan pendinginan dengan cara menyemprotkan air dari berbagai arah, karena api kecil kembali muncul beberapa kali.