DPRD : Jakarta Bangun 5 Puskeswan Baru

DPRD : Jakarta Bangun 5 Puskeswan Baru

Realitarakyat.com  — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun lima Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) baru untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi hewan peliharaan dan ternak.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Francine Widjojo mengatakan, sebelumnya layanan Puskeswan di Jakarta hanya tersedia di Ragunan, Jakarta Selatan, dan Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Lima fasilitas baru tersebut dibangun di sejumlah lokasi, yakni Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Pluit, Kebun Anggur Pulo Gebang, Training Center Klender, Sentra Flora dan Fauna Semanan, serta Gedung Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.

“Setelah selesai dibangun, lima Puskeswan ini akan mempermudah akses warga DKI Jakarta pada layanan kesehatan hewan,” kata Francine, Selasa (6/10/2026).

Menurut Francine, keberadaan fasilitas baru tersebut akan membantu warga Jakarta Utara yang selama ini harus membawa hewan peliharaan, termasuk kucing, ke Puskeswan Ragunan.

Pasalnya, Puskeswan Pondok Ranggon selama ini difokuskan untuk pelayanan hewan ternak. Jarak menuju Ragunan juga menjadi kendala bagi sebagian warga, terutama karena hewan peliharaan belum dapat dibawa menggunakan transportasi publik tertentu meski ditempatkan dalam carrier.

Francine menilai pembangunan Puskeswan baru sejalan dengan konsep One Health One Welfare, yakni perhatian terhadap kesehatan hewan juga berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Ia meminta Pemprov DKI tidak hanya memastikan pembangunan fisik selesai, tetapi juga menyiapkan anggaran untuk tenaga medis, obat-obatan, peralatan, serta kebutuhan operasional lainnya.

“Yang perlu diperhatikan bukan hanya bangunannya, tetapi kualitas layanan medis, ketersediaan obat, dan penunjang medis,” ujarnya.

Francine juga mendorong Pemprov DKI melanjutkan rencana peningkatan fasilitas kesehatan hewan di Ragunan menjadi rumah sakit hewan. Menurut dia, Jakarta masih membutuhkan fasilitas milik pemerintah yang mampu memberikan layanan kegawatdaruratan hewan selama 24 jam.

Pembangunan lima Puskeswan baru tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas layanan kesehatan hewan sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat di Jakarta.(Arp)