Pembangunan IKN Terdapat Semburan Lumpur Dipastikan Hoaks

IKN
Pembangunan infrastruktur IKN. DOK/NET
Realitarakyat.com – Juru bicara Otoritas Ibu Kota Nusantara atau IKN Troy Pantouw mengimbau agar masyarakat tak mencari kebenaran informasi soal IKN akan menjadi ibu kota masa depan Indonesia.

Termasuk juga soal menyangkut beredar video di media sosial, yang berisikan lahan di wilayah pembangunan IKN terdapat kandungan gas, yang mengakibatkan ada semburan lumpur.

Dia pun mengimbau agar masyarakat menalaah dan tak termakan kabar bohong yang beredar mengenai IKN.

“Kami ingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap kabar bohong yang sering beredar di media sosial,” ujar dia di Penajam kepada wartawan, Minggu (7/4).

Dia pun mengklaim, informasi mengenai adanya kandungan gas di wilayah pembangunan IKN sama sekali tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Sekali lagi tidak benar informasi seperti disebutkan dalam video yang beredar di media sosial itu,” beber dia.

Masyarakat, lanjut dia, harus bijak dalam menggunakan media sosial untuk menelusuri terlebih dahulu kebenaran informasi atau berita yang beredar di media sosial.

“Ada ada beberapa langkah mencegah peredaran berita bohong di media sosial, yakni dengan dengan gunakan rumus ABC,” katanya.

A nya menurut dia, terutama harus di Amati isi beritanya, perhatikan videonya.

“Akan kelihatan video tempelan atau bukan dan kalau sudah melenceng kemungkinan besar itu bohong. Baca atau lihat sampai habis informasi dari awal sampai akhir ada kejanggalan atau tidak,” kata dia.

Langkah selanjutnya, kata dia, harus memeriksa sumber informasi. Bila tidak ada sumber resmi seperti dari pemerintah pusat atau OIKN, itu sudah dipastikan berita bohong.

Meski begitu, dia pun berterimakasi, karena melalui media massa lokal dan nasional cetak maupun elektronik membantu merespon berita informasi bohong itu dengan tujuan agar pembaca tidak terkecoh berita yang menyesatkan, serta gerakan komunitas anti hoax yang turut merespon.

Diharapkan jangan ada lagi menyebarkan berita bohong karena ada konsekuensi hukum, dan masyarakat diimbau bijak menilik dan memilah semua informasi yang ada di media sosial, demikian Troy Pantouw.

Isu ibu kota akan di IKN sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Jauh sebelum itu, sebenarnya berita ini sudah berhembus. Seperti yang baru-baru ini, ada pula sebuah video yang menampilkan cuplikan yang berisi semburan lumpur gas di wilayah pembangunan IKN.

Namun setelah ditelusuri, cuplikan yang menampilkan semburan gas itu sama sekali tidak ditemukan, seperti melalui pencarian google dengan kata kunci semburan gas di IKN.

Dalam pencarian itu, tidak ada sama sekali informasi yang menampilkan terkait dengan pemberitaan di media sosial itu.