Realitarakyat.com – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Polisi Gidion Arif Setyawan memastikan, pihaknya menjamin keamanan pemudik yang berangkat melalui Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara.
“Di Terminal Tanjung Priok juga telah dibangun Pos Pelayanan dan Pengamanan Terpadu. Pos tersebut untuk menunjang Operasi Ketupat 2024,” kata dia di Jakarta, Minggu (7/4).
Untuk memberikan pelayanan maksimal agar mudik tahun ini lebih aman dan berkesan, Kapolres bersama Dandim 0502/Jakarta Utara Letkol Kav Tofan Tri Anggoro melakukan peninjauan ke Pos Pelayanan dan Pengamanan Terpadu di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara.
“Kami pastikan pemudik mendapatkan rasa aman dan nyaman saat menggunakan armada bus di Terminal Tanjung Priok ini,” kata dia.
Setiap sudut terminal dan armada (bus) tak luput dari pemeriksaan. Gidion juga menyempatkan diri menyapa dan berkomunikasi dengan para sopir dan pemudik.
“Para sopir harap berhati-hati saat berkendara, keselamatan diri dan muatan merupakan prioritas utama,” katanya.
Para pemudik pun diingatkan agar tetap menjaga kondisi fisik, makan tepat waktu dan jangan lupa berdoa sebelum perjalanan.
“Perhatikan kondisi fisik, istirahat yang cukup dan jangan mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol,” kata dia.
Ribuan Penumpang Diberangkatkan
Setidaknya, ribuan penumpang tercatat berangkat dari Terminal Bus Tanjung Priok Jakarta Utara sejak Rabu 3 April hingga Jumat 5 April 2024.
Total jumlah penumpang yang berangkat tercatat 2.451 penumpang hingga Jumat (5/4).
Bus paling banyak berangkat terjadi pada Kamis (4/4) sebanyak 83 bus dengan 848 penumpang.Sementara pada Rabu (3/4) ada 76 bus yang berangkat dengan membawa 716 penumpang.
Sementara pada Jumat (5/4) ada 678 penumpang yang berangkat dengan 53 bus dari Terminal Tanjung Priok ini.
Kemudian untuk penumpang yang datang pada Rabu (3/4) sebanyak 444 penumpang dengan 89 bus dan Kamis (4/4) sebanyak 520 dan 98 unit bus.
“Hari ini ada 62 bus yang datang dengan membawa 285 penumpang,” kata petugas Dishub di Terminal Bus Tanjung Priok, Said M.
Puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (6/4) karena waktu yang pas untuk mudik.
“Kalau H-1 atau H-2 waktunya mepet dengan lebaran dan kami prediksi Sabtu puncak arus mudik,” kata dia.
Menurut dia bus dari Terminal Tanjung Priok ini memiliki sejumlah rute ada rute pendek, ada rute sedang dan rute panjang.
Untuk rute pendek, katanya ada ke Banten dan rute sedang ke Jawa Barat dan untuk rute jauh ke Jawa Timur bahkan ke Pulau Sumatera.
Selain itu pihak Terminal Bus Tanjung Priok juga melakukan pemeriksaan terhadap fisik kendaraan bus yang akan berangkat.
Menurut dia sejumlah bus yang datang akan diperiksa kondisi sebelum berangkat dan sejauh ini semua laik jalan.
“Kami juga memeriksa kesehatan sopir yang akan membawa penumpang dan ini bertujuan untuk keselamatan dalam perjalanan,” kata dia.







