Daerah  

Banjir dan Longsor Terjang Sulsel, Empat Warga Hilang

Sulsel
Ilustrasi//Net

Realitarakyat.com – Banjir dan longsor melanda beberapa kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan atau Sulsel, Jumat (3/5) kemarin.

Banjir dan longsor itu disebabkan karena curah hujan tinggi di wilayah Sulsel. Akibat banjir dan longsor menimbulkan korban.

“Langkah-langkah penanganan sudah kami kerahkan. Kami juga sudah koordinasikan. Beberapa korban sudah ditemukan di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu,” ujar Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Andi Rian Djajadi di wilayah Luwu Raya, Sabtu (4/5).

Pihaknya, kata Rian, telah mengerahkan personel ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Wajo, Enrekang, dan Luwu.

Karena dua wilayah itu mengalami kondisi paling parah. Dari informasi sementara yang diterima, kata dia, masih ada empat korban yang masih belum ditemukan karena hanyut terbawa arus air saat banjir terjadi.

“Mudah-mudahan dengan semua kekuatan yang kita kerahkan, berjibaku, bahu-membahu, para korban segera ditemukan,” harapnya.

Sementara, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menyampaikan berduka cita mendalam kepada warga yang meninggal dunia dan terdampak bencana banjir dan longsor.

“Kami pastikan Pemprov Sulsel bersama TNI-Polri dan seluruh jajaran penanggulangan bencana sudah bekerja sejak tadi pagi di lapangan hingga malam ini dan kami pastikan seluruhnya terkoordinasi,” ujarnya

Bahtiar mengemukakan, bencana yang menimpa beberapa wilayahnya telah ditetapkan tanggap darurat. Selanjutnya dilakukan penanganan sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP).

“Kami sendiri sudah menetapkan tanggap darurat. Saya sudah perintahkan bupati dan wali kota yang terkena banjir dan longsor untuk berada di tempat dan tidak meninggalkan lokasi,” tegasnya.

Ia memastikan semua warga yang terdampak bencana terlayani. Pihaknya pun telah melaporkan kejadian bencana kepada pemerintah pusat dan telah diberikan atensi yang sangat tinggi dan akan memberikan bantuan ke daerah-daerah terdampak.