Realitarakyat.com – Sebagian warga di Kabupaten Jember dan Lumajang merasakan getaran gempa magnitudo 5,3 pada Selasa (21/5) dini hari di Malang.
Adapun pusat gempa berada di laut 127 kilometer tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur pada pukul 02.42 WIB.
“Memang benar gempa Malang dirasakan sebagian warga di Jember. Saya sendiri yang berada di kawasan kota juga merasakan guncangan gempa itu,” kata Kepala BPBD Jember Widodo Julianto saat dikonfirmasi, Selasa (21/5).
BPBD, kata dia, masih melakukan pemantauan terhadap dampak gempa tersebut. Terutama di daerah kawasan pesisir selatan karena biasanya guncangan gempa lebih terasa kuat di kawasan pesisir selatan Jember.
“Sampai dengan sekarang belum ada laporan kerusakan, namun kami tetap lakukan pemantauan lapangan apakah ada dampak akibat gempa tersebut. Mudah-mudahan aman dan terkendali,” jelas dia.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi membenarkan bahwa gempa dirasakan sebagian warga di Kabupaten Lumajang.
“Sejauh ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa Malang karena warga Lumajang hanya merasakan getaran gempa sebentar saja, namun kami tetap memonitor dampak gempa tersebut,” katanya.
BMKG menyatakan bahwa telah terjadi gempa magnitudo 5,3 dengan pusat gempa berada di laut 127 kilometer tenggara Kabupaten Malang pada Selasa pukul 02.42 WIB.
Pusat gempa tersebut berada di titik koordinat 9.28 LI, 112.61 BT atau 127 kilometer tenggara Kabupaten Malang, dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG mengarahkan bahwa dengan adanya gempa tersebut, masyarakat harus waspada dan hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
Masyarakat juga diimbau supaya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.







