Daerah  

Gunung Merapi di Perbatasan DIY dan Jateng Erupsi Sebanyak 30 Kali

Gunung Merapi Erupsi Selasa Malam
Gunung Merapi Erupsi Selasa Malam. (X @BPPTKG)

Realitarakyat.com – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng) mengalami erupsi sepanjang Kamis, 3 Oktober 2024.

Sedikitnya Gunung Merapi mengalami 30 kali guguran lava ke arah barat daya atau Kali Bebeng.

Petugas pengamatan Gunung Merapi, Alzwar Nurmanaji menyampaikan, sedikitnya terjadi 30 kali guguran lava ke arah barat daya atau Kali Bebeng.

“Guguran lava ini dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter. Sedangkan tingkat aktivitas Gunung Merapi berada pada Level III atau Siaga,” kata Petugas pengamatan Gunung Merapi, Alzwar Nurmanaji, Kamis, 3 Oktober 2024.

Ia menyampaikan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya. Meliputi Kali Boyong sejauh maksimal 5 km, Kali Bedog, Krasak, dan Kali Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Selain itu, data pemantauan menunjukkan bahwa suplai magma masih berlangsung. Hal ini dinilai dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Dengan kondisi ini, masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat juga diminta mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran (APG), terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Kemudian, masyarakat juga diminta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. “Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” kata Alzwar.***