Realitarakyat.com – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan meminta guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengajarkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Buatlah kurikulum Pancasila, kurikulum yang Bhineka Tunggal Ika, kurikulum kebersamaan, persatuan. Jadikanlah hatimu seperti hati seorang anak, karena anak itu tidak pernah tahu adanya diskriminasi, perbedaan warna kulit, dan suku,” kata Veronica Tan saat membuka acara “Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Peningkatan Kompetensi Guru PAUD” di Jakarta, Kamis (21/11/2024).
Menurutnya, PAUD memerlukan guru-guru yang memiliki hati yang mengasihi seperti seorang ibu. “Sehingga anak-anak PAUD seperti anak kandung kita sendiri,” ujarnya.
Dengan demikian guru akan terus memberdayakan diri, berinovasi, serta mengasah kemampuan. Untuk memberikan pengajaran terbaik kepada anak agar anak menjadi pintar.
Pihaknya berpesan agar anak-anak PAUD diajarkan memiliki mental yang kuat. Sehingga mereka menjadi tangguh dan tidak mudah menyerah.
Kemudian nilai gotong royong dan saling mengasihi juga harus ditanamkan pada anak sejak dini. Ia juga meyakini apabila pengajaran anak usia dini dilakukan oleh guru-guru berkualitas, target Indonesia 2045 kelak akan terwujud.
“Didik anak belajar tidak pernah patah semangat, menjadi lebih pintar, didik mereka menjadi tangguh. Ajari gotong royong, mengasihi, memiliki hati yang baik, sehingga pembangunan karakter, kognitif, dan nalar akan tumbuh bersama,” katanya.***







