Realitarakyat.com – Peringatan dini tentang potensi gelombang setinggi hingga 4 meter di Nusa Tenggara Barat (NTB) dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Gelombang laut yang tinggi tersebut akan terjadi pada awal Desember 2024 di perairan provinsi tersebut.
“Kategori tinggi gelombang 2,5-4,0 meter. Ini di wilayah Samudera Hindia Selatan NTB,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Lombok, Satria Topan Primadi dalam keterangannya, Kamis (5/12/2024).
BMKG menyatakan potensi gelombang tinggi di wilayah perairan NTB diprakirakan terjadi pada tanggal 5-8 Desember 2024. Adapun kategori tinggi gelombang 1,25-2,5 meter terjadi di wilayah Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan NTB.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada awal Desember 2024. Pihaknya merekomendasikan kepada pihak terkait melakukan persiapan antara lain memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan.
Lebih jauh ia mendorong penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tidak terkontrol. Serta melakukan program penghijauan secara lebih masif.
“Melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh. Serta menguatkan tegakan/tiang agar tidak roboh tertiup angin kencang,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, diharapkan pemerintah daerah menggencarkan sosialisasi, edukasi, dan literasi, secara lebih masif untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat serta pihak terkait. Dalam pencegahan/pengurangan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung, dan gelombang tinggi.***







