Kualitas Udara Jakarta pada Minggu Pagi Masuk Kategori Sedang

TransJakarta
Kualitas udara di DKI Jakarta. //Net/ ilustrasi

Realitarakyat.com – Kualitas udara di DKI Jakarta di situs pemantau kualitas udara IQAir pada Minggu pagi masuk pada kategori sedang.

Berdasarkan pantauan pada pukul 06.40 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 71.

Angka itu menunjukkan konsentrasi partikel halus (particulate matter/PM) 2.5 di udara jakarta berjumlah 19,8 µg/m³ (mikrogram per meter persegi)

Sedangkan, pada pukul 07.00 WIB kualitas udara Jakarta sedikit lebih baik ke angka 64 yang menunjukkan konsentrasi PM 2.5 di udara jakarta berjumlah 16 µg/m³ (mikrogram per meter persegi). Kondisi itu membuat kualitas udara Jakarta tetap masuk kategori sedang.

Adapun kota dengan kualitas udara terburuk di dunia adalah Lahore (Pakistan) dengan indeks kualitas udara di angka 270. Kemudian di urutan kedua diikuti Karachi (Pakistan) di angka 213 dan di urutan ketiga diikuti Dhaka (Bangladesh) di angka 198.

Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta juga menunjukkan bahwa kualitas udara di Jakarta berada pada kategori sedang.

Kategori kualitas udara tersebut berarti tingkat kualitas udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.

Sejumlah wilayah yang terpantau Bundaran HI (55), Kelapa Gading (58), Jagakarsa (57), Kebon Jeruk (64) dan Lubang Buaya (45).***