Realitarakyat.com – Amerika Serikat dan Cina mencapai kesepakatan dalam negosiasi tarif yang berlangsung di Jenewa, Swiss pada 10-11 Mei 2025.
Kedua belah pihak sepakat menurunkan tarif sebesar 115 persen yang berlaku selama 90 hari ke depan.
“Kami telah mencapai kesepakatan selama 90 hari jeda. Secara substantial level tarif resiprokal kedua belah pihak diturunkan 115 persen,” kata Menteri Keuangan AS, Scott Bessent yang didampingi Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer dalam keterangan pers Senin (12/5/2025) waktu Indonesia.
Dengan demikian, pengenaan tarif AS pada Tiongkok yang semula 145 persen turun menjadi 30 persen. Sementara pengenaan tarif Tiongkok pada produk AS yang semula sebesar 125 persen, turun menjadi 10 persen.
Wakil Perdana Menteri Tiongkok, He Lifeng dalam keterangan pers terpisah mengatakan, negosiasi telah mencapai konsensus yang penting. Detil hasil kesepakatan akan diumumkan dalam pernyataan bersama hari Selasa besok atau Senin (12/5/2025) waktu Swiss.
He Lifeng juga menegaskan kembali posisi Tiongkok yang tidak menginginkan perang dagang. “Posisi Tiongkok tegas dan jelas, tidak ingin bertarung dalam perang dagang, karena tidak akan ada pemenang dalam perang dagang.
Lebih lanjut Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng mengatakan, hubungan ekonomi dan perdagangan antara AS dan Tiongkok sudah berlangsung lama. “Hubungan itu bukan hanya penting bagi kedua negara, tapi juga penting bagi stabilitas perekonomian global,” ujar Lifeng menutup pernyataannya. ***







