Realitarakyat.com – Gedung baru Badan Narkotika Nasioal (BNN) Provinsi Riau di Pekanbaru menjadi wujud komitmen Pemprov Riau dalam mendukung Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba atau P4GN.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Marthinus Hukom meresmikan gedung baru BNN Provinsi Riau, awal bulan ini.
Gedung tersebut menggantikan kantor lama yang berada di Jalan Pepaya, Sukajadi, Pekanbaru. Peresmian ini menandai peningkatan fasilitas penanganan narkotika di wilayah Riau.
Pembangunan gedung baru ini berasal dari hibah Pemprov Riau yang diberikan pada 2018. Hibah mencakup lahan seluas 2,1 hektare dan dana Rp45 miliar.
Dana pembangunan disalurkan dalam dua tahap yang berlangsung selama 2023 dan 2024. Tahap pertama senilai Rp17 miliar yang digelontorkan pada 2023.
Sisanya disalurkan tahun berikutnya untuk melengkapi pembangunan berbagai fasilitas BNN Riau. Dana ini memperkuat komitmen daerah dalam perang melawan narkoba.
Kini telah berdiri gedung utama, ruang tahanan, wastahti (pengawas tahanan titipan), dan gedung K9 di atas lahan hibah. Semua fasilitas tersebut menunjang operasional Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) secara menyeluruh.
Pembangunan selanjutnya dijadwalkan pada 2025 untuk menambah gedung loka rehabilitasi dan fasilitas lain. Fasilitas tambahan mencakup masjid, asrama pegawai, dan rumah dinas jabatan.
Dalam sambutannya, Marthinus menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh dari Pemprov Riau. Ia menyebut komitmen itu sangat membantu upaya BNN di daerah.
“Saya mewakili seluruh jajaran mengucapkan terima kasih atas perhatian dan komitmen Pemprov Riau,” ujarnya. Ia juga menilai kehadiran kantor baru memperkuat layanan publik.
Sebagai bentuk penghargaan, BNN memberi apresiasi kepada Ketua DPRD Riau, Gubernur, dan Kapolda. Mereka dinilai memiliki kontribusi besar dalam program P4GN di daerah.
Setelah pemotongan pita, Marthinus bersama Forkopimda meninjau langsung fasilitas gedung baru. Kegiatan peresmian ditutup dengan penanaman pohon di halaman belakang. ***







