Realitarakyat.com – Pemerintah, menurut Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, sedang mempercepat peningkatan kapasitas pusat data nasional (PDN).
Alasannya, saat ini Indonesia baru memiliki kapasitas PDN di angka 180 Megawatt (MW).
Sebagai perbandingan, kapasitas pusat data Malaysia sudah mencapai sekitar 400 MW. Untuk itu, Menkomdigi menegaskan Indonesia akan bergerak cepat untuk mengejar ketertinggalan tersebut.
Ia mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan lahan siap bangun untuk peningkatan kapasitas pusat data nasional. Lahan yang telah dipersiapkan itu diproyeksikan daoat meningkatkan kapasitas PDN hingga 900 MW pada akhir 2025.
“Peningkatan kapasitas PDN yang cepat menandakan bahwa Indonesia tengah mengejar posisi strategis di kawasan. Ini harus terus dipercepat,” kata Meutya dalam keterangannya, Senin (23/6/2025).
Untuk mencapai target tersebut, Menkomdigi menegaskan bahwa pemerintah akan terus membuka seluas-luasnya peluang investasi baru. Hal ini dilakukan, untuk memenuhi kebutuhan pusat data dengan perkiraan mencapai 1,5-2 gigawatt (GW) dalam dua tahun ke depan.
“Komdigi membuka diri untuk dialog dan kerja sama yang memperkuat kepentingan nasional, dalam membangun infrastruktur digital yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Meutya. ***







