Realitarakyat.com – Gempa bumi tektonik dengan Magnitudo 5,0 terjadi di Pantai Selatan Bengkulu, Sabtu (30/8/2025) pukul 20.35.34 WIB. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,97° LS ; 102,95° BT. Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 Km arah Barat Daya Kota Kaur, Bengkulu pada kedalaman 37 km.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Daryono dalam keterangan persnya.
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kepahiang dan Kaur dengan skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. “Terasa getaran seakan akan truk berlalu,” ucapnya.
Selain itu, gempa juga dirasakan di daerah Enggano, Bengkulu Utara, dan Empat Lawang dengan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” ksta Daryono.
Hingga pukul 20.52 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Selain itu, masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, serta tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah. ***







