Realitarakyat.com – Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono menilai jajaran menteri baru hasil reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin (8/9) merupakan pilihan terbaik Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, pergantian menteri merupakan hak prerogatif presiden sehingga setiap keputusan diyakini telah melalui perhitungan matang.
“Itu adalah hak prerogatif beliau. Siapa yang layak, mampu untuk duduk di dalam kabinet,” kata Dave di kompleks parlemen, Jakarta.
Meski demikian, Dave enggan berkomentar lebih jauh terkait adanya kader Golkar yang turut terkena reshuffle.
Dua nama yang dimaksud ialah Dito Ariotedjo, yang sebelumnya menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), serta Mukhtarudin yang kini ditunjuk sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menggantikan Abdul Kadir Karding.
Soal representasi Golkar di kabinet, Dave menegaskan hal itu menjadi kewenangan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia. “Jadi sebaiknya langsung ke ketua umum saja, saya bisa membahas hanya tupoksi saja,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan reshuffle jilid dua Kabinet Merah Putih mencakup lima kementerian, yaitu Kemenko Polhukam, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Menpora Dito Ariotedjo, yang digantikan dalam perombakan kali ini, sempat menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama menjabat.[prs]







