Fabio Quartararo Ultimatum Yamaha: Mesin V4 Harus Kompetitif atau Saya Pergi

Fabio Quartararo

Realitarakyat.com – Fabio Quartararo, pembalap andalan Monster Energy Yamaha MotoGP asal Prancis, kembali menjadi pusat perhatian setelah menyampaikan pernyataan tegas terkait masa depannya bersama tim. Dalam wawancara eksklusif dengan Crash.net, juara dunia MotoGP 2021 itu mengisyaratkan kemungkinan hengkang dari Yamaha jika motor baru mereka dengan mesin V4 tidak mampu bersaing di musim 2026.

“Yamaha sedang berusaha keras dengan pengembangan V4, tapi tujuan saya tetap sama: menang, naik podium, dan merebut gelar. Jika motornya tidak memungkinkan, saya akan mencari tim lain,” ujar Quartararo, Kamis (23/10/2025).

Yamaha saat ini tengah mengembangkan mesin V4 prototype—langkah berani yang menandai perubahan besar dari filosofi mesin inline-four (I4) yang selama ini menjadi ciri khas mereka. Mesin baru ini akan diuji secara intensif dalam tes pasca-musim di Valencia dan tes pra-musim di Sepang awal tahun depan.

Sejak 2022, performa YZR-M1 yang ditunggangi Quartararo mengalami penurunan signifikan, terutama dalam hal kecepatan di lintasan lurus. Motor-motor V4 milik Ducati, KTM, dan Aprilia dinilai lebih unggul dalam hal tenaga, membuat Yamaha kesulitan bersaing di sektor tersebut meski tetap kuat dalam kemampuan menikung.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Yamaha bahkan menggandeng sejumlah insinyur dari Eropa, termasuk mantan teknisi Ducati yang berpengalaman dalam aerodinamika dan manajemen tenaga mesin.

Jika ancaman Quartararo menjadi kenyataan, Yamaha berisiko kehilangan satu-satunya pembalap yang masih mampu bersaing di papan atas. Quartararo secara konsisten masuk lima besar dan menjadi harapan utama tim dalam menghadapi dominasi pabrikan lain.

Keputusan akhir sang pembalap diperkirakan akan bergantung pada hasil uji coba mesin V4 di Valencia. Yamaha kini berada di persimpangan penting: mempertahankan filosofi lama atau beradaptasi demi mempertahankan aset terbaiknya.(Din)