BPS: 58 Ribu Orang Kehilangan Pekerjaan, Industri Pengolahan Paling Terdampak

 BPS: 58 Ribu Orang Kehilangan Pekerjaan, Industri Pengolahan Paling Terdampak

Realitarakyat.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,46 juta orang per Agustus 2025. Dari angka tersebut, sebanyak 58 ribu orang kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK), dengan sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar.

“Jumlah angkatan kerja yang belum terserap oleh pasar kerja mencapai 7,46 juta jiwa,” ungkap Deputi Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, dalam konferensi pers pada Rabu (5/11/2025).

Tren Pengangguran Menurun Tipis

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angka pengangguran mengalami penurunan sebesar 4.000 orang. Bahkan, jika ditarik ke belakang hingga Agustus 2020, jumlah pengangguran telah turun signifikan dari 9,77 juta orang.

 Sektor Terdampak PHK

Dari total 58 ribu korban PHK, berikut sektor yang paling terdampak:

  • Industri pengolahan: 22.800 orang
  • Perdagangan: 9.700 orang
  • Pertambangan: 7.700 orang

Sektor-sektor ini menjadi sorotan karena menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan memiliki peran penting dalam struktur ekonomi nasional.

 Tingkat Pengangguran Terbuka dan Distribusi Wilayah

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional tercatat sebesar 4,85% pada Agustus 2025. Angka ini menunjukkan keseimbangan antara laki-laki dan perempuan, masing-masing dengan TPT sebesar 4,85% dan 4,84%.

Dari sisi geografis, pengangguran lebih banyak terjadi di wilayah perkotaan dengan TPT 5,75%, sementara di pedesaan tercatat lebih rendah, yakni 3,47%.(Din)