Peneliti Temukan Homo Juluensis, Nenek Moyang Baru Manusia

Peneliti Temukan Homo Juluensis, Nenek Moyang Baru Manusia

Realitarakyat.com – Para peneliti menemukan spesies baru nenek moyang manusia bernama Homo Juluensis di Xujiayao, China Utara. Nama ini berarti “manusia kepala besar”.

Penelitian yang dipublikasikan Mei 2024 oleh Christopher Bae (Universitas Hawai’i) dan Xiuju Wu (Institut Paleontologi Vertebrata) mengungkap fosil hominin dengan tengkorak besar, mirip Neanderthal, tapi juga punya ciri manusia modern dan Denisovan.

“Fosil ini bentuk baru hominin berotak besar yang tersebar di Asia Timur 300-500 ribu tahun lalu,” tulis studi itu, dikutip Live Science, Minggu (30/12/2024).

Fosil Homo Juluensis diperkirakan berusia 220 ribu–100 ribu tahun. Temuan serupa sebenarnya pernah muncul pada 1974 di lokasi yang sama, dengan artefak dan fragmen fosil dari 10 individu berbeda.

Para ahli menilai kemiripan dengan Neanderthal terjadi karena Juluensis bukan spesies terisolasi, melainkan hasil perkawinan antarhominin di Pleistosen Tengah.

Bae dan Wu juga mengusulkan pembagian baru Homo purba: H. floresiensis, H. luzonensis, H. longi, dan H. juluensis.(Din)