Update Terbaru! 27,3 Juta Keluarga Sudah Terima BLTS dari Pemerintah

Update Terbaru! 27,3 Juta Keluarga Sudah Terima BLTS dari Pemerintah

Realitarakyat.com – Pemerintah melalui Kementerian Sosial memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) terus berjalan masif menjelang akhir tahun. Hingga saat ini, sebanyak 27,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) telah menerima bantuan tunai yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto sebagai tambahan bansos akhir tahun.

Target 35 Juta Keluarga Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, BLTS ditargetkan menjangkau 35 juta KPM. Bantuan ini berupa uang tunai Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan terakhir 2025, sehingga total manfaat yang diterima setiap keluarga mencapai Rp900 ribu. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp31,54 triliun melalui APBN, dengan fokus pada keluarga di desil 1 hingga 4 sesuai Data Tunggal Sosial-Ekonomi Nasional (DTSEN).

Distribusi Melalui Bank dan Pos Penyaluran BLTS dilakukan melalui berbagai jalur:

  • Bank Mandiri: 4.022.294 KPM
  • BNI: 5.147.530 KPM
  • BRI: 5.390.733 KPM
  • BSI: 489.698 KPM
  • PT Pos Indonesia: 12.285.222 KPM

Bansos Reguler Tetap Berjalan Selain BLTS, pemerintah juga menyalurkan bansos reguler berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau sembako kepada 6.875.211 KPM. Dari jumlah tersebut, 6.091.958 KPM menerima melalui Himbara, sementara 783.253 KPM melalui PT Pos Indonesia. Meski begitu, masih ada 11,4 juta KPM yang belum menerima bantuan sembako triwulan keempat.

Program Keluarga Harapan (PKH) Untuk program PKH, penyaluran kuartal IV-2025 telah menjangkau 9.407.384 KPM. Nominal bantuan berbeda sesuai kategori penerima:

  • Ibu hamil: Rp750.000 per tahap
  • Anak usia dini: Rp750.000 per tahap
  • Anak SD: Rp225.000 per tahap
  • Anak SMP: Rp375.000 per tahap
  • Anak SMA: Rp500.000 per tahap
  • Lansia & disabilitas berat: Rp600.000 per tahap

Makna BLTS Kesra Program BLTS Kesra menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi akhir tahun. Dengan distribusi yang terus diperluas, diharapkan bantuan ini mampu meringankan beban keluarga penerima manfaat sekaligus menjaga stabilitas sosial.(Din)