Realitarakyat.com – Kabar membanggakan datang dari Indonesia. BPJS Kesehatan resmi masuk nominasi Nobel Perdamaian 2025 karena dinilai berhasil mempromosikan persaudaraan global lewat jaminan kesehatan semesta.
Pengakuan ini terungkap dalam peringatan World Universal Health Coverage (UHC) Day 2025 di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jumat (12/12/2025). Profesor Mike Hardy dari Coventry University menyebut BPJS Kesehatan layak dinominasikan berkat rekam jejak luar biasa dalam menjamin keamanan manusia tanpa kekuatan militer.
“Ada 94 organisasi yang dinominasikan tahun ini, salah satunya BPJS Kesehatan,” ujar Mike.
Prinsip gotong royong dalam sistem kesehatan Indonesia disebut menjadi model yang patut dicontoh dunia. Bahkan, banyak negara maju datang khusus untuk mempelajari keberhasilan Indonesia dalam mengelola jaminan kesehatan semesta.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan membuat layanan semakin presisi. “Cakupan kepesertaan kami kini sudah mencapai 99 persen,” katanya.
Dengan pencapaian ini, Indonesia menempatkan diri sejajar dengan negara maju dalam perlindungan sosial. Pengakuan global diharapkan memperkuat keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional bagi seluruh rakyat.(Din)







