Realitarakyat.com– Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan keyakinannya bahwa kinerja ekspor Indonesia akan tetap menguat pada 2026. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor sebesar 7,09 persen dengan nilai mencapai 315 miliar dolar AS.
Meski target pertumbuhan sedikit di bawah 2025 yang dipatok 7,1 persen, Budi menegaskan hal itu bukan karena melemahnya kinerja, melainkan karena basis ekspor yang sudah melonjak signifikan. “Start kita sudah tinggi, jadi target tahun depan tetap realistis dan lebih besar secara nilai,” ujarnya, Jumat (12/12).
Data Kemendag mencatat, realisasi ekspor Januari–Oktober 2025 sudah mencapai 6,96 persen. Budi optimistis target 7,1 persen akan tercapai hingga akhir tahun dengan total nilai ekspor sekitar 294 miliar dolar AS.
Kemendag juga menyiapkan peta jalan ekspor hingga 2029. Targetnya, ekspor naik bertahap: 315,31 miliar dolar AS pada 2026, 340,20 miliar dolar AS pada 2027, 370,04 miliar dolar AS pada 2028, hingga 405,69 miliar dolar AS pada 2029.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menggandeng Kadin dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) dalam penjajakan bisnis serta forum daring agar pelaku usaha bisa memanfaatkan peluang dari berbagai perjanjian dagang.(Din)







