Realitarakyat.com – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di panggung global. Menurutnya, kualitas SDM Indonesia harus terus ditingkatkan agar setiap generasi memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi di dunia internasional.
“Daya saing SDM nasional harus konsisten ditingkatkan. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mewujudkan hal tersebut,” ujar Lestari Moerdijat dalam keterangannya.
Data Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat, sepanjang 2022–2024 terdapat 795,3 ribu pekerja migran Indonesia yang ditempatkan di luar negeri. Namun, sebagian besar masih bekerja di sektor berisiko rendah keterampilan, seperti asisten rumah tangga, caregiver, pekerja kasar, perkebunan, dan operator produksi.
Sementara itu, data Dukcapil Kemendagri semester I 2025 menunjukkan dari total penduduk Indonesia sekitar 286,69 juta jiwa, hanya 11% yang merupakan lulusan perguruan tinggi. Kondisi ini, menurut Lestari, menunjukkan masih besarnya potensi SDM Indonesia untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja global di bidang yang menuntut keterampilan tinggi.
Ia menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi di Indonesia sejatinya tidak kalah secara akademis dengan lulusan luar negeri. Namun, kendala sering muncul ketika ilmu yang diperoleh harus diterapkan dalam dunia kerja. Karena itu, Lestari mendorong adanya kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pelatihan kerja, serta penerapan kurikulum adaptif yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Langkah sistematis dan konsisten dari seluruh pihak sangat diperlukan agar peningkatan daya saing SDM nasional dapat terwujud secara merata di seluruh tanah air,” tambahnya.
Dengan dorongan ini, perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga motor penggerak lahirnya tenaga kerja terampil yang siap bersaing di tingkat global.(Ess)







