Pengamat: MBG Jadi Penopang Ekonomi & Generasi Emas

Pengamat: MBG Jadi Penopang Ekonomi & Generasi Emas

Realitarakyat.com – Direktur Eksekutif lembaga penelitian Kiprah, Fakhrido Susilo, menilai program makan bergizi gratis (MBG) merupakan intervensi sosial fundamental yang dibutuhkan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar pemenuhan nutrisi, tetapi investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Adanya MBG meringankan beban orang tua, memastikan anak mendapatkan asupan berkualitas tanpa mengganggu produktivitas kerja mereka,” ujar Fakhrido, Sabtu (7/2). Ia menekankan gizi yang baik menjadi fondasi kemampuan berpikir, sehingga tanpa itu target Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai.

Fakhrido mendorong pemerintah melakukan studi komparatif dengan negara lain seperti India dan Brasil agar tata kelola MBG lebih efisien, sekaligus menggandeng lembaga independen untuk evaluasi dampak nyata terhadap kehadiran sekolah, skor IQ anak, hingga UMKM lokal.

Pakar kesehatan, dr Rita Ramayulis, menambahkan MBG adalah solusi konkret pemerintah dalam menjawab keterbatasan akses anak terhadap makanan bergizi. Ia menekankan pentingnya diversifikasi menu berbasis pangan lokal agar program tidak monoton sekaligus mampu menggerakkan ekonomi akar rumput.

“Kalau fokus pada pangan lokal, aneka ragam pangan anak meningkat, lapangan pekerjaan dan pendapatan penduduk pun ikut naik. Jadi efek ekonominya nyata,” ujarnya.

Program MBG kini dipandang sebagai langkah berani yang layak dikawal bersama, bukan hanya untuk kesehatan anak, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi nasional.(Din)