Realitarakyat.com – Pemerintah China mempertegas posisinya untuk menjalin hubungan harmonis dengan Benua Biru.
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyatakan bahwa pihaknya memandang Eropa sebagai mitra kunci dalam tatanan dunia multipolar dan modernisasi global, bukan sebagai pesaing.
Dalam konferensi pers mengenai kebijakan diplomasi China di Beijing, Minggu (8/3), Wang Yi menekankan pentingnya pemahaman yang objektif dari pihak Eropa terhadap China.
Ia menilai hubungan ekonomi kedua wilayah bersifat saling melengkapi dan mampu mencapai keseimbangan yang dinamis.
“Saling ketergantungan bukanlah risiko, dan pertautan kepentingan bukanlah ancaman. Membangun tembok proteksionisme justru hanya akan mengisolasi diri sendiri,” tegas Wang Yi.
Lebih lanjut, ia mengajak negara-negara Eropa untuk meninggalkan kebijakan proteksionisme dan lebih aktif memanfaatkan pasar China guna meningkatkan daya saing global.
Pernyataan ini muncul di tengah intensitas diplomasi yang tinggi, ditandai dengan kunjungan sejumlah pemimpin besar Eropa ke Beijing dalam beberapa bulan terakhir.
Tercatat, Kanselir Jerman Friedrich Merz, PM Inggris Keir Starmer, hingga Presiden Perancis Emmanuel Macron telah melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi Jinping guna memperkuat kerja sama lintas sektor. (*)







