Keracunan MBG Cakung, Tahu Asam Jadi Biang

Keracunan MBG Cakung, Tahu Asam Jadi Biang

Realitarakyat.com  — Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengungkap penyebab keracunan ratusan siswa SD di Cakung, Jakarta Timur, usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Investigasi menunjukkan kelalaian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulogebang, mulai dari bahan pangan tidak segar hingga proses memasak yang menyalahi standar.

Kadinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati menjelaskan, hasil laboratorium menemukan cemaran mikrobiologi pada pangan siap saji. “Tahu yang digunakan sudah asam, sementara bakmi basah tidak direbus sehingga tidak mencapai suhu optimal untuk menekan bakteri,” ujarnya. Kamis (14/5).

Selain itu, makanan dimasak terlalu dini sehingga jeda waktu konsumsi melebihi batas aman empat jam. Kondisi dapur yang kotor dan belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) memperparah risiko kontaminasi.

Menu yang disajikan — bakmi jawa dan pangsit tahu berkuah — dinilai sebagai pangan berisiko tinggi dan mudah rusak. Akibatnya, 252 siswa dari tiga sekolah mengalami gejala keracunan dan harus dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Jakarta dan Bekasi.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pengelola program MBG agar memperketat standar keamanan pangan, kebersihan dapur, serta pengawasan operasional demi melindungi kesehatan anak-anak.(Din)