Mendag Ajak Mahasiswa Jadi Aktivis Ekspor dan Ciptakan Lapangan Kerja

Mendag Ajak Mahasiswa Jadi Aktivis Ekspor dan Ciptakan Lapangan Kerja
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. //net

Realitarakyat.com — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengajak kalangan mahasiswa untuk menjadi “aktivis ekspor” yang mampu membawa produk UMKM menembus pasar internasional.

Melalui langkah ini, generasi muda diharapkan tidak hanya berorientasi mencari kerja setelah lulus, melainkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Dalam kegiatan Campuspreneur 2026 di IPB University, Bogor, pada Jumat (12/6), Budi menyatakan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah memfasilitasi mahasiswa melalui berbagai program gratis, seperti pelatihan ekspor, konsultasi desain produk, hingga business matching dengan pembeli luar negeri.

Kemendag juga menyediakan ruang khusus bagi peserta dalam ajang ekshibisi internasional Trade Expo Indonesia (TEI) pada Oktober mendatang.

Saat ini, Kemendag telah bermitra dengan 19 perguruan tinggi untuk mencetak eksportir muda melalui jaringan Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).

Berdasarkan data kementerian, program penjajakan bisnis ini mencatatkan tren positif dengan nilai transaksi Januari-April 2026 yang menembus 193,88 juta dolar AS (melampaui capaian sepanjang tahun 2025 sebesar 134,8 juta dolar AS), di mana mayoritas pesertanya merupakan pelaku usaha baru. (*)