Realitarakyat.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan mengikuti petunjuk dan arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait usulan tambahan anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur sebesar Rp2,7 triliun.
Usulan tambahan anggaran tersebut sebelumnya diajukan oleh Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono untuk membiayai kelanjutan proyek pembangunan tahap (batch) 3, pengelolaan aset yang telah terbangun, serta pembelian lahan baru dengan skema tahun jamak 2026–2028.
“Yang jelas saya akan ikutin petunjuk Pak Presiden tentang anggaran untuk IKN. Suratnya belum sampai ke saya, jadi saya belum tahu. Saya akan pelajari ini seperti apa,” kata Purbaya usai bertemu Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Kamis (16/7/2026) sore.
Secara terpisah dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Jakarta pada Kamis (16/7/2026), Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa surat usulan tambahan anggaran tersebut sebenarnya telah dilayangkan ke Kementerian Keuangan sejak 18 Juni 2026 lalu.
Untuk tahun anggaran 2026 sendiri, Otorita IKN mengantongi pagu sebesar Rp5,47 triliun. Hingga 30 Juni 2026, realisasi anggaran secara akrual (kontraktual) telah mencapai 80,2 persen, sementara realisasi berdasarkan pencairan dana (SP2D) tercatat baru menyentuh Rp1,23 triliun atau 26,2 persen.
Basuki menambahkan, pembangunan IKN tahap 1 yang mencakup infrastruktur jalan utama kini telah rampung 100 persen. Sementara pembangunan tahap 2 (skema multiyears 2025-2027) saat ini sedang berfokus pada penyusunan ekosistem gedung dinas serta kawasan perkantoran lembaga legislatif dan yudikatif. (*)







