Tanggap Darurat Gempa M 7,7 NTT, TNI Mobilisasi Alutsista Udara dan Laut ke Lokasi Bencana

Tanggap Darurat Gempa M 7,7 NTT, TNI Mobilisasi Alutsista Udara dan Laut ke Lokasi Bencana
Reruntuhan bangunan akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). //net

Realitarakyat.com — Markas Besar TNI mengerahkan alutsista berupa pesawat C-130 Hercules dan Kapal Republik Indonesia (KRI) beserta personel kewilayahan untuk mendistribusikan bantuan logistik dan mengevakuasi korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyampaikan bahwa pengerahan armada udara dan laut ini bertujuan mempercepat mobilisasi personel serta distribusi bantuan ke titik bencana.

Di tingkat daerah, jajaran dari Kodim Sikka, Manggarai, Ende, Yonif TP 834/WM, hingga Lanal Maumere telah diterjunkan ke lapangan untuk berkoordinasi dengan BNPB, Basarnas, dan pemerintah daerah.

Gempa utama M 7,7 yang berpusat di 30 km timur laut Mbay, Nagekeo pada Sabtu dini hari tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami sebelum akhirnya dinyatakan berakhir oleh BMKG.

Meski demikian, guncangan kuat menyebabkan kenaikan gelombang di sejumlah wilayah pesisir serta merusak pemukiman warga.

Berdasarkan data awal BNPB hingga Sabtu siang pukul 12.30 WIB, sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia—tersebar di Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.

Selain itu, 13 warga mengalami luka-luka dan sekitar 2.000 jiwa melakukan pengungsian mandiri. BNPB menegaskan pendataan dan verifikasi korban di lapangan masih terus berjalan.