Dokter di Dairi Disekap, Pelaku Diduga Pasien

Realitarakyat.com  — Seorang dokter di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Nico Rudy Tjowandi, menjadi korban perampokan sekaligus penyekapan di tempat praktiknya. Pelaku diduga merupakan pasien korban sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 20.15 WIB. Saat itu, tempat praktik Nico sebenarnya telah tutup sekitar 15 menit sebelumnya.

Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan mengatakan, pelaku datang ke tempat praktik dan memanggil-manggil korban. Pelaku disebut menggunakan penutup wajah atau sebo ketika masuk.

Begitu berada di dalam ruangan, pelaku mengancam dokter tersebut menggunakan pisau. Korban kemudian dilakban pada bagian tangan, kaki, dan mulut hingga tidak dapat bergerak maupun meminta pertolongan.

“Pelaku selanjutnya mengambil sejumlah barang berharga milik korban. Di antaranya satu unit ponsel lama dan uang tunai yang berada di dalam laci dengan nilai diperkirakan lebih dari Rp 1 juta. Pelaku juga mengambil cincin kawin korban seberat sekitar 4 gram,” jelasnya, Sabtu (4/9/2026).

Dari tempat praktik tersebut, pelaku mengambil sejumlah barang milik korban.

Barang yang dibawa antara lain sebuah ponsel lama serta uang tunai yang tersimpan di dalam laci dengan nilai lebih dari Rp 1 juta. Pelaku juga mengambil cincin kawin korban yang memiliki berat sekitar 4 gram.

Namun, pelaku tidak berhasil membawa seluruh barang berharga milik korban.

Sebuah ponsel Android milik Nico sempat disembunyikan di bawah meja sebelum pelaku meninggalkan lokasi.

Saat disekap, korban sempat diminta menunjukkan lokasi uang oleh pelaku. Dalam situasi tersebut, Nico mengaku mengenali suara dan postur tubuh orang yang melakukan aksi tersebut.

Polisi menyebut korban menduga pelaku merupakan salah satu pasiennya.

Meski wajah pelaku tertutup, pengenalan terhadap suara dan bentuk tubuh tersebut menjadi salah satu informasi yang disampaikan korban kepada polisi.

Setelah pelaku pergi, Nico kemudian berusaha meminta bantuan. Sekitar pukul 20.21 WIB, korban menghubungi tetangganya bernama Rudi dan memberitahukan bahwa dirinya baru saja dirampok serta disekap.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku, termasuk menindaklanjuti dugaan bahwa pelaku merupakan pasien korban.(Din)