Dubes Junimart Dukung Gekrafs Italia Buka Pasar Ekraf

Dubes Junimart Dukung Gekrafs Italia Buka Pasar Ekraf

Realitarakyat.com  — Duta Besar RI untuk Italia Junimart Girsang mendukung keberadaan Dewan Perwakilan Luar Negeri Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPLN Gekrafs) Italia untuk memperluas potensi ekonomi kreatif Indonesia di Italia.

Dukungan tersebut disampaikan Junimart dalam rangkaian pelantikan kepengurusan DPLN Gekrafs Italia. Ia menegaskan KBRI Roma siap mendukung upaya pengembangan ekonomi kreatif Indonesia melalui jejaring di Italia.

“Kita dukung sepenuhnya,” ujar Junimart, seperti dikutip dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Junimart yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina DPLN Gekrafs Italia menyebut kolaborasi antara Gekrafs, KBRI Roma, diaspora Indonesia, serta mitra di Italia dapat membuka lebih banyak peluang bagi pelaku ekonomi kreatif Tanah Air.

Ketua Koordinator Luar Negeri DPP Gekrafs Osco Olfriady Letunggamu mengatakan diplomasi kreatif dapat menjadi sarana mempertemukan pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan jaringan internasional.

Menurut dia, diaspora Indonesia di Italia dapat membantu membuka akses informasi, jejaring bisnis, dan peluang kerja sama bagi pelaku usaha kreatif Indonesia.

“Diplomasi kreatif harus kita dorong menjadi diplomasi yang produktif,” kata Osco.

Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian berharap DPLN Gekrafs Italia dapat berperan sebagai penghubung antara talenta dan produk kreatif Indonesia dengan mitra di Italia.

Sementara itu, Ketua DPLN Gekrafs Italia Iham Maulana menyatakan siap menjalankan peran tersebut dengan memperluas jejaring dan membuka ruang kolaborasi.

“Kami berupaya DPLN Gekrafs Italia dapat semaksimal mungkin menjadi penghubung bagi pelaku ekraf Indonesia untuk mengenal pasar, membangun relasi, dan membuka peluang kolaborasi,” ujar Iham.

DPP Gekrafs sebelumnya meresmikan kepengurusan DPLN Gekrafs Italia di KBRI Roma. Kepengurusan tersebut diharapkan memperkuat jaringan ekonomi kreatif Indonesia sekaligus membuka akses pasar dan kerja sama internasional.(Arp)