Realitarakyat.com — Mayoritas masyarakat menginginkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tetap dilanjutkan, demikian hasil survei terbaru Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI).
Direktur Eksekutif ASI, Ali Rif’an, menyampaikan bahwa sebanyak 51,5 persen responden menyatakan setuju program prioritas tersebut diteruskan. Angka tersebut terdiri atas 12,3 persen responden sangat setuju dan 39,2 persen cukup setuju.
“Mayoritas masyarakat masih menyatakan setuju apabila program Makan Bergizi Gratis dilanjutkan. Angkanya memang tidak terlalu jauh, tetapi dukungan publik masih berada di atas angka ketidaksetujuan,” kata Ali Rif’an saat memaparkan rilis survei di Jakarta, Minggu (6/9/2026).
Sementara itu, kelompok masyarakat yang tidak setuju program MBG dilanjutkan tercatat sebesar 45,4 persen (gabungan kurang puas 29,6 persen dan sangat tidak setuju 15,8 persen). Sisanya, sebanyak 3,3 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.
Ali menilai tingginya persentase kelompok yang tidak setuju—yang hampir mendekati angka persetujuan—harus menjadi catatan kritis dan bahan evaluasi berkala bagi pemerintah terkait kualitas implementasi di lapangan.
“Keberlanjutan program perlu dibarengi dengan evaluasi dan perbaikan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Kuncinya ada pada kualitas pelaksanaan,” ujarnya.
Survei bertajuk “Evaluasi Kinerja & Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran” ini diselenggarakan pada 23–29 Juli 2026 di 38 provinsi di Indonesia.
Riset melibatkan 1.200 responden yang dipilih melalui metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka. Margin of error survei ini tercatat sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pemaparan hasil riset ini juga menghadirkan Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Prof. Trubus Rahardiansah, guna mendiskusikan aspek efektivitas keberlanjutan program-program prioritas pemerintah. (*)







