Realitarakyat.com – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengharapkan agar seremoni pelantikan dirinya pada 20 Januari 2021 nanti digelar lebih kecil dari biasanya. Biden menekankan bahwa keselamatan dan keamanan harus diutamakan di pandemi virus Corona (COVID-19) yang masih merajalela.
“Kita akan mematuhi sains dan rekomendasi para pakar untuk menjaga keselamatan orang-orang,” ucap Biden kepada wartawan setempat, seperti dilansir AFP, Jumat (5/12/2020).
“Jadi kemungkinan besar tidak akan ada sejuta orang di area (national) mall,” sebutnya, merujuk pada kompleks National Mall di Washington DC yang biasanya menjadi lokasi berkumpul warga AS yang menghadiri pelantikan presiden baru.
Kompleks National Mall terletak di dekat Gedung Capitol atau gedung parlemen AS, yang akan menjadi lokasi Biden mengucapkan sumpah jabatan dan menyampaikan pidato pertamanya sebagai Presiden AS nantinya.
Usai dilantik, Presiden baru AS biasanya akan makan siang bersama anggota parlemen AS di Gedung Capitol sebelum melakukan parade menuju ke Gedung Putih. Sepanjang parade, biasanya orang-orang berkumpul di tepi jalan untuk menyambut dan menyapa sang Presiden baru AS.
“Dugaan saya, mungkin tidak akan ada parade pelantikan besar-besaran di sepanjang Pennsylvania Avenue,” ujar Biden. “Dugaan saya menyatakan mungkin masih ada panggung seremoni tapi saya tidak tahu bagaimana semuanya akan dilakukan,” imbuhnya.
Diketahui bahwa presiden-presiden AS sebelumnya dilantik dalam seremoni outdoor di kompleks Gedung Capitol AS dengan dihadiri para pendahulunya. Namun diketahui bahwa Presiden Donald Trump menolak untuk berkomitmen menghadiri pelantikan Biden dan terus enggan mengakui kekalahan dalam pilpres AS 2020.[prs]







