DPR  

Komisi III Undur Rapat dengan Kapolri Soal Aksi Teror Sigi

Realitarakyat.com – Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengakui, Komisi III DPR RI telah menyurati Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis untuk membahas soal aksi teror di Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menewaskan satu keluarga oleh kelompok Jihadis Indonesia Timur (JID).
“Ya kita memang soal ini, memang ada beberapa masalah tetapi juga pak Kapolri menyampaikan permohonan agar diundur,” kata Arsul Sani kepada wartawan di Gedung DPR RI, Selasa (1/12/2020).
Menurut Arsul Sani, alasan Kapolri meminta waktu rapat pembahasan teror di Sigi karena fokus pada pengamanan Pilkada serentak pada 9 Desember besok.
“Barang kali ini terkait juga dengan pengamanan Pilkada, mungkin setelah itulah kita akan kembali rapat,” ucapnya.
Dikatakan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, informasi yang diterima pihaknya, sisa kelompok JIT yang masih ada di Sulteng sekitar 10 orang.
“Kenapa kalau itu gak selesai masih ada sisa terakhir yang disampaikan itu ada sekitar 10 anggota MIT, mesti kita tanyakan kembalilah baik kepada panglima TNI maupun kepada Kapolri,” akuinya.
Untuk itu, kehadiran Kapolri dan TNI di DPR sangat penting untuk dibahas dan segera kelompok ini dihabiskan. “Mengapa tidak bisa dituntaskan, kita tidak bisa mendasarkan pada soudzon saja, kita dalami dalam hal ini,” tutupnya.[prs]