Muhaimin Minta Kenaikan Pertamax Tak Sampai Rp16 Ribu per Liter

pkb
Ketum PKB Muhaimin Iskandar/Net

Realitarakyat.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar memaklumi kenaikan harga BBM jenis Pertamax yang akan mulai diberlakukan 1 April 2022 besok. Namun, ia minta harganya tak sampai Rp16 ribu per liter.

“Ya penyesuaian harga Pertamax tidak lepas dari harga minyak dunia yang naik. Tapi saya harap tidak sampai Rp16 ribu lah, terlalu berat kalau segitu per liter,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/3).

Dia berharap penyesuaian harga Pertamax tidak melebihi harga kompetitor atau perusahaan minyak swasta yang sudah lebih dulu menaikkan harga.

“Intinya harga Pertamax saya harap tidak lebih dari harga kompetitor. Sekarang kan BBM dengan RON 92 yang swasta kan sekitar Rp12 ribu per liter, nah Pertamax di bawahnya itu,” ujarnya.

Wakil Ketua DPR RI ini tak menampik jika konflik Ukraina dan Rusia masih menjadi faktor pendorong kenaikan harga. Pasokan minyak mentah dari Rusia dan Kazakhstan terganggu akibat kerusakan pipa Caspian Pipeline Consortium yang berdampak pada berkurangnya pasokan ke Uni Eropa.

“Itu mengapa saya mendorong betul perang Rusia dan Ukraina segera diakhiri. Saya sudah bertemu Dubes kedua negara dan secara khusus meminta untuk berdamai saja. Dampaknya besar dan kita juga ikut merasakan,” tutur Gus Muhaimin.

Hingga akhir Maret 2022 ini, harga minyak dunia masih berada di atas US$100 per barel. Demikian pula dengan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP). Perkembangan sementara ICP bulan Maret 2022 per tanggal 24 tercatat sebesar US$ 114,55 per barel.

Kondisi ini diprediksikan akan berdampak membuat harga keekonomian atau batas atas BBM jenis Pertamax pada April mencapai angka Rp14 ribu – 16 ribu per liter.[prs]