Gerah Kena Sindiran Anies, Gembong PDIP: Anies Risih Kritikan

interpelasi
Gembong Warsono PDIP DKI/Net

Realitarakyat.com – Sindiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait gelaran Formula E Jakarta akhirnya sampai ke telinga Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono.

Gembong semprot balik Anies dengan langsung menyebut orang nomor satu di DKI Jakarta itu ‘risih’ dengan kritikan.

“Pernyataan itu menunjukkan bahwa Pak Anies risih dengan kritikan. Itu juga ditunjukkan dengan mengumpulkan semua pimpinan fraksi dengan jamuan makan malam,” jelasnya saat dihubungi, Selasa (14/6).

Secara terang-terangan, Politikus PDIP ini mengungkapkan kata-kata tersebut memang diarahkan untuk anggota dewan yang menggunakan hak interpelasinya.

Padahal selama ini, kata Gembong, ia tengah menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai anggota dewan.

Interpelasi digulirkan untuk meminta transparasi dana APBD bukan untuk mengganjal perhelatan Formula E pada 4 Juni 2022 lalu.

“Jadi ketika kami menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai anggota dewan, melakukan pengawasan, mengkritisi suatu program yang dilaksanakan dengan anggaran APBD, kami dianggap kelompok pesimistis. Senyum aja, ngapain marah,” terangnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyindir para barisan yang kecewa dengan suksesnya gelaran Formula E Jakarta 4 Juni 2022 lalu.

beri sindiran halus terkait ajang balap Formula E yang sudah terselenggara pada 4 Juni 2022 lalu.

Ucapan ini pun diungkapnya dalam rapat kerja nasional (rakernas) I Al Jam’iyatul Washliyah di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara pada Jumat (10/6/2022) lalu yang ditayangkan akun YouTube UMTC Chanel.

Saya sampaikan minta maaf kepada sebagian, karena Formula E kemarin mengecewakan, mengecewakan kepada orang-orang yang pesimis (Formula E) bisa terjadi,” ucap Anies yang dikutip, Senin (13/6/2022).

Disambut gelak tawa, orang nomor satu di DKI Jakarta ini kembali meneruskan ucapannya.

Ia menyebut mereka yang pesimis terhadap gelaran Formula pasti kecewa.

Acara yang diklaimnya berjalan sukses ini memiliki tujuan untuk membahagiakan semua orang, namun justru berakhir dengan kekecewaan bagi sebagian orang.

“Yang pesimis itu kecewa sekali, dan mohon maaf mengecewakan. Kita sesungguhnya ingin membahagiakan semua orang, tapi ada yang kecewa,” ungkap Anies.[prs]