Anies Sebut Soal Penjegalan, Bambang Pacul PDIP: Bebas Itu Persepsinya

pacul
Wakil Ketua MPR Fraksi PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul/Net

Realitarakyat.com – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menanggapi pernyataan Bacapres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan soal penjegalan. Pacul menyebut, setiap orang berhak mempunyai persepsi masing-masing.

“Setiap orang punya persepsi yang disesuaikan dengan keinginannya, itu hukum komunikasi. Hukum komunikasi, seseorang ingin mendengarkan apa yang ingin didengarkan, seseorang akan mempersepsikan apa yang diinginkan,” katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (19/5).

Sehingga, Pacul menilai, suatu kejadian seringkali dikaitkan kepada kekhawatiran. “Misalnya, apa gitu, anggaplah itu ‘wah ini langkah untuk menjegal saya’. Itu kekhawatiran. Persepsinya gitu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Pacul menegaskan bahwa, seseorang hanya ingin mendengarkan apa yang mereka ingin dengarkan, dan mengaitkan peristiwa yang terjadi kepada kekhawatirannya.

“Saya mengatakan, hukum komunikasi yang paling dasar adalah seseorang ingin mendengarkan apa yang ingin didengarkan, seseorang selalu mengait-ngaitkan dengan apa yang dia khwatirkan. Itu hukumnya,” tandas dia.

Anies Baswedan menghadiri acara Milad ke-21 PKS di Grha Wanabhakti Yasa, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Kamis (18/5/2023). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan mengomentari hasil survei capres dari sejumlah lembaga yang tak satu pun memenangkan dirinya.

Anies kemudian mempertanyakan, apakah survei ini dibuat berdasarkan aspirasi warga, atau aspirasi lembaga survei. Dia juga menjawab soal kabar dirinya dijegal dalam Pilpres 2024.

“Bahkan ada yang tanya kemarin di sebuah wawancara ‘Pak Anies ini banyak jegal-jegal bagaimana komentarnya’? Saya komentari gini, mungkin yang jegal-jegal itu sedang mengatakan survei aslinya tidak seperti itu. Lho iya karena kalau di survei nomor 3 buat apa dijegal. Kan nomor 3,” ujar dia saat berpidato di acara Milad ke-21 PKS di Graha Wanabhakti Yasa, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Kamis (18/5).[prs]