Rafael Struick Kesal Tak Bisa Bela Timnas Lawan Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23

Rafael Struick timnas
Rafael Struick. (PSSI.org)

Realitarakyat.com – Timnas Indonesia U-23 tantang Timnas Uzbekistan U-23 pada babak semifinal Piala Asia U-23 2024 Qatar di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Senin (29/4).

Pada laga penting itu, Timnas U-23 tidak dibela striker andalan Rafael Struick.

Penyerang ADO Den Haag absen bela Timnas U-23 saat lawan Uzbekistan, karena terkena akumulasi dua kartu kuning pada laga sebelumnya.

Absen bela skuad Garuda Muda membuat Rafael Struick kesal.

Rafael Struick mengatakan bahwa seharusnya dia bisa lebih berhati-hati di laga melawan Korea Selatan, Kamis (25/4). Kala berjumpa Korea Selatan, Rafael Struick bermain gemilang dengan mencetak brace.

Skor 2-2 yang bertahan hingga waktu normal harus dilanjutkan ke drama adu penalti.

Hasil akhir 10-11 menjadi kemenangan yang ditorehkan Timnas U-23.

“Ya, menurut saya, jujur itu agak bodoh, tetapi itu sudah terjadi. Sekarang, kami harus move on,” kata Rafael Struick dalam keterangan yang diterima, Minggu (28/4).

Dengan demikian, Rafael terpaksa hanya bisa mendukung perjuangan Timnas U-23 lolos ke babak final dari bangku tribun saja.

“Saya akan mendukung tim dari tribune,” sambung pemain berusia 21 tahun tersebut.

Bagi Rafael, kemenangan atas Korea Selatan merupakan perjuangan keras dari Rizky Ridho dkk.

“Itu pertandingan yang sangat sulit. Saya pikir kami bermain selama 140 menit total,” tutur Rafael.

“Saya pikir kami bermain dengan baik sebagai tim dan fans sangat luar biasa dan kami menang dalam penalti. Jadi ya, sangat senang,” jelas Rafael.

Rafael menambahkan, Uzbekistan akan menjadi lawan yang tangguh untuk skuad Garuda Muda.

Hingga saat ini, Uzbekistan belum menelan kekalahan di Piala Asia U-23 2024.

Di perempat final, Uzbekistan sukses membungkam Arab Saudi lewat skor 2-0.

Sementara di fase penyisihan Piala Asia U-23 2024, Uzbekistan menyapu bersih tiga laga Grup D dengan kemenangan.

Rinciannya, sukses menaklukkan Malaysia (2-0), Kuwait (0-5), dan Vietnam (3-0).

“Ya, kami menonton pertandingan mereka melawa Arab Saudi. Saya pikir, mereka adalah tim yang bagus,” ucap Rafael.

“Mereka juga menang dengan 9 poin dan 0 gol (di fase Grup). Jadi ya, ini adalah tim yang kuat, tapi kami juga tim yang kuat,” terang Rafael.

“Jadi ya, ini akan menjadi pertandingn yang bagus,” tutupnya.[prs]