Realitarakyat.com – Sebanyak 24 personel Basarnas akan disiagakan untuk menganai bencana letusan Gunung Ruang, di Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.
Sebanyak 24 personel disiagakan di Tagulandang sampai tujuh hari ke depan untuk menangani dampak letusan Gunung Ruang.
“Apabila ada peningkatan yang lebih kami akan tambah personel untuk gerak cepat penanganan masyarakat yang terdampak sehingga kenyamanan dan keamanan masyarakat bisa dikondisikan dengan lebih baik,” kata Kepala Basarnas Manado Monce Brury, Kamis (18/4).
Sejauh ini, tim SAR gabungan sudah mengevakuasi 497 masyarakat terdampak letusan ke tempat yang lebih aman.
Letusan yang terjadi sejak Selasa (16/4) memaksa masyarakat dievakuasi di tempat yang lebih aman.
Tim SAR gabungan seperti Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Tagana, dinas kesehatan dan potensi SAR lainnya saat ini masih berjaga-jaga untuk pengamanan apabila terjadi letusan susulan.
Seluruh masyarakat yang masih beraktivitas di sekitar Gunung Ruang sejauh sekitar 5km agar menunda aktivitas.
Tim SAR gabungan sudah mendirikan posko di pendopo kantor camat induk Tagulandang.
Apabila ada aduan dari masyarakat yang terdampak belum dievakuasi, atau keluarga yang masih berkebun yang belum balik bisa melapor di posko agar secepatnya dievakuasi.
Saat ini ada sekitar 50 personel SAR gabungan sudah disiagakan.







