News  

Masyarakat Jakarta Diminta Terus Lakukan Simulasi dan Sosialisasi Mitigasi Gempa Megathrust

Masyarakat Jakarta Diminta Terus Lakukan Simulasi dan Sosialisasi Mitigasi Gempa Megathrust
Segmentasi megathrust di Indonesia. //Net/ilustrasi

Realitarakyat.com – Masyarakat Jakarta diminta terus melakukan simulasi dan sosialisasi mitigasi gempa megathrust.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menyatakan megathrust merupakan gempa akibat pergeseran lempeng tektonik di zona subduksi yang bisa menghasilkan magnitudo lebih dari angka 7.

“Jakarta tidak berada tepat di zona megathrust, tetapi dampak gempa besar masih bisa terasa di sini. Meskipun tidak langsung di zona megathrust, berpotensi mengalami guncangan hebat,” kata Kepala Pusat Data BPBD Jakarta Muhammad Yohan dalam wawancara Pro 3 RRI, Kamis (19/9/24).

Simulasi dan sosialisasi mitigasi bencana sudah rutin dilakukan untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi potensi bencana ini. “Bangunan tinggi di Jakarta, jika terkena guncangan, berisiko menyebabkan kerusakan infrastruktur dan reruntuhan,” ujarnya.

BPBD DKI Jakarta juga aktif di media sosial untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Phaknya memanfaatkan Twitter, Instagram, dan Facebook untuk menyebarluaskan informasi terkait mitigasi bencana.

Yohan menekankan pentingnya edukasi untuk pengelola gedung dan masyarakat. Prosedur evakuasi harus diikuti dengan benar, dan pastikan getaran gempa berhenti sebelum turun.

Penting bagi masyarakat Jakarta untuk memahami protokol mitigasi bencana dan mengikuti informasi dari BPBD. “Langkah-langkah mitigasi bencana akan membantu mengurangi risiko dan memastikan keselamatan saat menghadapi megathrust,” ujarnya.***