Realitarakyat.com – Sebanyak 37 bandara di Indonesia akan beroperasi 24 jam selama periode libur Nataru.
Direktur Operasi PT Angkasa Pura Indonesia, Wendo Asrul Rose telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan semua peralatan yang diperlukan untuk mendukung operasi itu.
“Seluruh bandara yang kita kelola sebanyak 37 bandara ini ‘stand by’ operasi selama 24 jam, walaupun ada yang 19 jam dan sebagainya. Namun, tidak menutup kemungkinan kita ada bandara yang diperpanjang jam operasionalnya,” ujarnya, Selasa (17/12/2024).
Selain itu, Angkasa Pura Indonesia akan mengoperasikan tiga posko terpadu pengamanan dan pelayanan bagi penumpang. Posko tersebut dimulai dari tanggal 18 Desember 2024-5 Januari 2025 mendatang.
“Seluruh fasilitas yang terkait dengan keselamatan keamanan pelayanan ini semua beroperasi berfungsi sesuai dengan ketentuan. Kemudian juga memastikan bahwa seluruh proses layanan sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan,” katanya.
Diketahui, PT Angkasa Pura Indonesia memprediksi akan ada delapan bandara tersibuk selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dari jumlah tersebut Bandara Internasional Soekarno-Hatta berada diurutan pertama.
“Bandara-bandara trafiknya cukup naik jadi tersibuk nanti, yang pertama Bandara Soekarno-Hatta, kedua Ngurah Rai, Bali, ketiga Makassar sebagai bandara transit. Kemudian Surabaya, sebagai bandara tujuan liburan dan Yogyakarta, lalu Balikpapan, Kualanamu dan Manado,” ujar Wendo Asrul Rose, Direktur Operasi PT Angkasa Pura Indonesia, Selasa (17/12/2024).
Menurut Wendo, ada dua bandara kecil lainnya yang memiliki trafik kenaikan cukup signifikan. “Dua bandara bukan bandara besar tapi trafiknya cukup bagus selama Nataru yakni, Kupang dan Ambon,” ujarnya.***







